Смотреть фильмы онлайн

Puluhan Satwa Langka yang Diawetkan Dibakar di Mapolrestabes Ban

   
- HD качество

Selamat sore, Kepolisian memusnahkan puluhan barang bukti satwa berbagai jenis yang dilindungi dalam keadaan mati atau diawetkan dengan cara dibakar. Penyelidikan kasus kepemilikan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati ini dilakukan sejak tanggal 23 September 2016 lalu. "Kami menerima laporan kemudian kita bergerak dari Mabes Polri bersama BKSDA bersama dengan Polda Jabar dan Polrestabes Bandung untuk melakukan penyelidikan dan benar kita dapati barang bukti sebanyak 38 jenis satwa langka dalam bentuk yang diawetkan," ujar Dirtipidter Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Purwadi Arianto di Mapolrestabes Bandung, Selasa (1/11/2016). Para satwa yang dilindungi tersebut didapat dari tersangka AS (51) sebagai salah satu pengusaha di Kota Bandung. AS terbukti menyimpan dan memiliki satwa dalam keadaan mati dan bagian-bagian lain dari tubuh satwa yang telah diawetkan. AS ditangkap di kediamannya yang berada di kawasan Cibeunying Kolot, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. "Kita lakukan penangkapan terhadap tersangka, dan barang bukti langsung kita sita dan hari ini kita musnahkan sekaligus untuk ditindak lanjuti ke tingkat pengadilan," kata dia. Beberapa jenis satwa yang diawetkan antara lain Empat ekor Harimau Sumatera, seekor Kucing Hutan, dua ekor Burung Madu, sepotong kepala Beruang Madu, Seekor Bintarung, Penyu Sisik, lima ekor Burung Cendrawasih, dua ekor Burung Nuri Kepala Hitam, seekor Burung Bayan Merha, dua potong tanduk dari hewan Rusa, burung Kasuari Gelambir tunggal. "Selain itu ada dua Burung Merak, dua ekor Burung Elang Bronrok fase gelap, selembar potongan kulit Harimau Sumatera dan kulit Buaya Muara, ada juga telapak kaki Harimau Sumatera, kulit Kera Yaki,Owa Jawa, Siamang, kulit Kukang, kulit Kijang, dan jenis burung langka lainnya," ungkapnya. Menurut Purwadi hewan langka yang diawetkan berasal dari kebun binatang Bandung dan Garut yang tidak memiliki dokumen berupa surat ataupun acara pemeriksaan kematian hewan, maupun dokumen pengangkutan SATS-DN dari BKSDA. "Sedangkan untuk jenis Burung Cendrawasih dan Penyu Sisik tersangka dapatkan dari orang lain yang mendatangi si AS ini,"jelasnya. Pemusnahan dilakukan di halaman Mapolrestabes Bandung. Dalam kegiatan pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Bambang Waskito, PLT BKSDA Jawa Barat Sylvana Ratina, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto, perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika dan Belanda. Atas Perbuatannya tersangka AS dijerat pasal 21 Ayat 2 huruf b dan d Jo Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. "Ancamannya hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," tandasnya.

Вы посмотрели онлайн видео по фразе Puluhan Satwa Langka yang Diawetkan Dibakar di Mapolrestabes Ban. Если онлайн видео Puluhan Satwa Langka yang Diawetkan Dibakar di Mapolrestabes Ban Вам понравилось и Вы остались довольны, можете оставить комментарий ниже...

Мир в онлайне